ideopol.id, MAKASSAR – Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan resmi menetapkan arah pelaksanaan forum strategis tersebut, termasuk tema besar yang akan diusung.
Sekretaris SC, Nasruddin Upel, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil melalui rapat resmi panitia sebagai bagian dari persiapan matang menuju pelaksanaan Musda.
Musda XI Golkar Sulsel akan mengusung tema: “Sukses Konsolidasi Organisasi, Kaderisasi, dan Regenerasi Menuju Pemenangan Pemilu 2029.”
Menurut Upel, tema ini bukan sekadar slogan, melainkan cerminan dari arah strategis partai dalam memperkuat fondasi internal sekaligus menyiapkan kader-kader unggul untuk menghadapi kontestasi politik ke depan.
“Tema ini menegaskan fokus Golkar pada penguatan struktur organisasi, akselerasi kaderisasi, serta memastikan proses regenerasi berjalan berkelanjutan demi target kemenangan Pemilu 2029,” ujar Upel.
Selain itu, SC memastikan bahwa tahapan penjaringan bakal calon Ketua DPD Golkar Sulsel akan segera dibuka dalam waktu dekat. Seluruh proses pendaftaran dan mekanisme pencalonan akan mengacu pada petunjuk pelaksanaan (juklak) Musda yang telah ditetapkan oleh partai.
“Semua mekanisme dan persyaratan akan mengikuti juklak yang berlaku,” tegasnya.
Upel juga menekankan bahwa Partai Golkar menjunjung tinggi prinsip keterbukaan dalam proses demokrasi internal. Karena itu, seluruh kader yang memiliki kapasitas dan memenuhi syarat dipersilakan untuk ikut dalam kontestasi pemilihan ketua.
“Golkar adalah partai terbuka. Setiap kader yang memiliki minat dan memenuhi kualifikasi dipersilakan mendaftar sebagai calon Ketua DPD Golkar Sulsel,” katanya.
Adapun salah satu syarat utama bagi bakal calon adalah mengantongi dukungan minimal 30 persen dari total pemegang hak suara. Dukungan tersebut wajib dibuktikan melalui surat resmi dari para pemilik suara sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan ditetapkannya tema serta kerangka persyaratan pencalonan, SC berharap pelaksanaan Musda XI Golkar Sulsel dapat berjalan lancar, demokratis, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu memperkuat konsolidasi internal serta membawa partai meraih kemenangan pada Pemilu 2029. (*)






