Legislator Parepare Konsultasi ke DPRD Sulsel Soal Kelangkaan Gas Melon, Minta Penelusuran Distribusi

- Editor

Kamis, 30 April 2026 - 18:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sulsel, M Sadar (mengenakan kemeja hitam) bersama Ketua Komisi III DPRD Parepare, Hamran Hamdani, memberikan keterangan pers.

Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sulsel, M Sadar (mengenakan kemeja hitam) bersama Ketua Komisi III DPRD Parepare, Hamran Hamdani, memberikan keterangan pers.

Ideopol.id, MAKASSAR – DPRD Kota Parepare melakukan konsultasi ke DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram atau “gas melon” yang terjadi dalam sebulan terakhir dan berdampak langsung pada masyarakat.

Kunjungan para legislator Parepare tersebut diterima Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sulsel, Muhammad Sadar, Kamis (30/4/2026).

Dalam pertemuan itu, Ketua Komisi III DPRD Parepare, Hamran Hamdani, menegaskan pihaknya ingin menelusuri akar persoalan yang menyebabkan terganggunya distribusi gas subsidi di daerahnya.

Menurut Hamran, kondisi kelangkaan ini menimbulkan tanda tanya karena tidak disertai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) maupun gas subsidi dari pemerintah.

“Karena itu, kami datang ke provinsi untuk mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga :  GMTD Serahkan PSU 7 Klaster di Tanjung Bunga ke Pemkot Makassar, Nilai Aset Rp 6,35 Triliun

Ia mengungkapkan, dampak kelangkaan sangat dirasakan masyarakat. Selain sulit diperoleh, harga gas melon di tingkat konsumen juga melonjak jauh di atas harga eceran tertinggi (HET).

“Biasanya masih sesuai standar, sekarang meningkat cukup tinggi dan memberatkan masyarakat,” jelas politisi Golkar tersebut.

Hamran menduga permasalahan utama terletak pada distribusi, bukan pada ketersediaan kuota. Oleh karena itu, pihaknya akan menelusuri rantai distribusi hingga ke tingkat paling bawah.

“Kami membutuhkan dukungan DPRD Sulsel untuk membantu koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pertamina, agar persoalan ini bisa segera diurai,” katanya.

Baca Juga :  DPRD Makassar Desak PDAM Tuntaskan Krisis Air di Wilayah Utara dan Timur

Ia menambahkan, kejelasan informasi sangat dibutuhkan agar pemerintah daerah dapat memberikan penjelasan yang akurat kepada masyarakat.

“Kami butuh data dan penjelasan yang pasti supaya tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Muhammad Sadar menyatakan DPRD Sulsel siap memfasilitasi koordinasi lintas pihak guna memastikan distribusi gas subsidi kembali normal.

“Terkait kelangkaan gas melon ini, kami di DPRD provinsi akan membantu menjembatani komunikasi dengan pihak terkait,” ujarnya.

Ia berharap, melalui langkah koordinasi tersebut, penyebab utama kelangkaan dapat segera diidentifikasi dan ditangani secara tepat.

“Dengan begitu, distribusi bisa kembali lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” pungkasnya.

Berita Terkait

GMTD Serahkan PSU 7 Klaster di Tanjung Bunga ke Pemkot Makassar, Nilai Aset Rp 6,35 Triliun
DPRD Makassar Siapkan Lahan Pemakaman Baru di Maros, Antisipasi Krisis Lahan
Penanganan ODGJ di Makassar Disiapkan Sistem Terintegrasi
Berdiri Di Atas Drainase, Pemilik 6 Lapak di Tamalanrea di Bongkar Mandiri
Makasssar Masuk 10 Besar Kota Toleran
May Day Fest 2026 di Makassar Tampil Inklusif dan Kolaboratif, Buruh dan Pemerintah Bangun Dialog Terbuka
Wali Kota Makassar Dorong Urban Farming, Solusi Ketahanan Pangan di Tengah Keterbatasan Lahan
Makassar Siap Jadi Tuan Rumah MTQ KORPRI 2026

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:15 WITA

GMTD Serahkan PSU 7 Klaster di Tanjung Bunga ke Pemkot Makassar, Nilai Aset Rp 6,35 Triliun

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:09 WITA

DPRD Makassar Siapkan Lahan Pemakaman Baru di Maros, Antisipasi Krisis Lahan

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:05 WITA

Penanganan ODGJ di Makassar Disiapkan Sistem Terintegrasi

Senin, 4 Mei 2026 - 18:47 WITA

Berdiri Di Atas Drainase, Pemilik 6 Lapak di Tamalanrea di Bongkar Mandiri

Senin, 4 Mei 2026 - 15:53 WITA

Makasssar Masuk 10 Besar Kota Toleran

Berita Terbaru

Brigadir Arya Supena tewas ditembak begal saat menggagalkan curanmor di Bandar Lampung.

Hukrim

Anggota Polisi Tewas Ditembak Begal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:15 WITA