Hantavirus Kembali Jadi Sorotan, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

- Editor

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanda-Tanda dan Langkah Pencegahan Hantavirus yang Wajib Diketahui.

Tanda-Tanda dan Langkah Pencegahan Hantavirus yang Wajib Diketahui.

ideopol.id, MAKASSAR – Hantavirus kembali menjadi perhatian publik setelah kasus infeksinya dilaporkan muncul di sejumlah wilayah. Meski terdengar asing bagi sebagian masyarakat, virus ini sebenarnya telah dikenal sejak tahun 1950-an dan sempat memicu wabah pada dekade 1960-an.

Munculnya kembali kasus hantavirus membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap kebersihan lingkungan dan potensi penularan dari tikus yang menjadi pembawa utama virus tersebut.

Pada tahap awal, gejala hantavirus umumnya menyerupai infeksi virus biasa. Penderita dapat mengalami demam, batuk, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, mual, diare, hingga tubuh terasa lemas.

Namun dalam kondisi yang lebih berat, infeksi hantavirus dapat berkembang menjadi penyakit serius yang berisiko menyebabkan perdarahan, gangguan pernapasan, gagal ginjal, penurunan kesadaran, hingga kematian apabila tidak segera ditangani.

Karena itu, masyarakat diimbau memahami langkah-langkah pencegahan guna mengurangi risiko penularan virus tersebut.

Cara Mencegah Hantavirus

1. Membasmi tikus di lingkungan sekitar
Tikus merupakan pembawa utama hantavirus. Pastikan rumah dan lingkungan sekitar terbebas dari sarang maupun aktivitas hewan pengerat.

2. Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan
Bersihkan rumah, gudang, dapur, serta area lembap secara rutin agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya tikus.

3. Rajin mencuci tangan
Gunakan sabun dan air bersih setelah beraktivitas, terutama setelah membersihkan area yang berpotensi terkontaminasi kotoran tikus.

4. Menjaga daya tahan tubuh
Konsumsi makanan bergizi, cukup istirahat, dan rutin berolahraga untuk membantu menjaga sistem imun tetap optimal.

5. Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan
Jika mengalami demam selama dua hingga lima hari disertai gejala seperti nyeri tubuh, mual, atau sesak napas, segera lakukan pemeriksaan medis agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Peningkatan kewaspadaan terhadap hantavirus dinilai penting mengingat penyakit ini dapat berkembang cepat dan menimbulkan komplikasi serius apabila terlambat ditangani.

Sebelumnya, kasus hantavirus kembali menjadi perhatian dunia setelah tiga orang dilaporkan meninggal dunia di kapal pesiar MV Hondius saat berlayar di Samudra Atlantik pada Minggu (3/5/2026).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan adanya kasus hantavirus terkonfirmasi pada penumpang kapal pesiar yang melakukan perjalanan dari Ushuaia, Argentina, menuju Cape Verde.

Dalam laporan resminya, WHO menyebut terdapat enam orang terdampak dalam insiden tersebut. Dari jumlah itu, tiga penumpang meninggal dunia, sementara satu orang lainnya masih menjalani perawatan intensif di Afrika Selatan.

“Dari enam individu yang terdampak, tiga telah meninggal dunia dan satu saat ini dirawat intensif di Afrika Selatan,” tulis WHO dalam keterangannya yang dikutip melalui Al Jazeera, Senin (4/5/2026).

Menyusul temuan tersebut, WHO melakukan investigasi lanjutan untuk memastikan sumber penularan serta potensi penyebaran virus. Langkah yang dilakukan meliputi pengujian laboratorium dan analisis epidemiologis terhadap seluruh penumpang maupun kru kapal.

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:39 WITA

Hantavirus Kembali Jadi Sorotan, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Berita Terbaru

Brigadir Arya Supena tewas ditembak begal saat menggagalkan curanmor di Bandar Lampung.

Hukrim

Anggota Polisi Tewas Ditembak Begal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:15 WITA