Makassar Siap Jadi Tuan Rumah IGS Diplomatic Tour 2026, Promosikan Kuliner hingga Investasi ke Puluhan Negara

- Editor

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Makassar, Mario Said.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Makassar, Mario Said.

ideopol.id, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar terus mematangkan persiapan pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Juni 2026. Kegiatan berskala internasional ini akan difokuskan pada promosi kuliner, budaya, serta potensi investasi daerah kepada puluhan perwakilan negara sahabat.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Makassar, Mario Said, mengungkapkan bahwa sejumlah persiapan teknis tengah dirampungkan, termasuk penentuan lokasi kegiatan yang direncanakan berlangsung di Hotel Rinra Makassar.

“Tahun 2026 ini, pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series Diplomatic Tour akan diselenggarakan di Makassar selama tiga hari, dimulai pada 23 Juni. Fokusnya adalah mempromosikan kuliner, budaya, dan potensi investasi kota kepada 31 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) serta sekitar 18 negara sahabat lainnya,” ujarnya.

Rencananya, kegiatan IGS 2026 akan dibuka langsung oleh Menteri Luar Negeri, sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap diplomasi ekonomi berbasis daerah.

Selain itu, Pemkot Makassar juga tengah menyusun profil potensi investasi daerah serta profil perusahaan lokal yang akan ditampilkan dalam forum tersebut. Proses kurasi dilakukan secara berlapis guna memastikan kualitas dan kesiapan pelaku usaha yang terlibat.

Baca Juga :  DPRD Makassar Desak PDAM Tuntaskan Krisis Air di Wilayah Utara dan Timur

“Saat ini kami sedang menyiapkan profil potensi investasi Kota Makassar dan profil perusahaan-perusahaan lokal. Nantinya, profil tersebut akan melalui proses kurasi kembali oleh pihak terkait, termasuk Kementerian Luar Negeri, untuk menentukan perusahaan yang layak ditampilkan,” jelas Mario.

Ia menambahkan, pihaknya telah memaparkan kesiapan tersebut kepada Wali Kota Makassar dan mendapatkan dukungan penuh. Koordinasi lintas instansi juga terus dilakukan, terutama terkait finalisasi daftar undangan peserta dari berbagai negara.

“Kami sudah memaparkan data kepada Bapak Wali Kota dan beliau menyambut baik. Terkait undangan, masih akan difinalisasi setelah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah dan selanjutnya dikonsultasikan ke Kementerian Luar Negeri,” katanya.

Dalam rangkaian kegiatan, selain seremoni pembukaan, juga akan digelar sesi Business to Business (B2B) yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan perwakilan negara peserta. Forum ini diharapkan mampu membuka akses pasar baru dan memperluas jaringan bisnis internasional.

“Bapak Wali Kota berharap potensi investasi dan profil pelaku usaha kita bisa terkoneksi langsung dengan negara-negara anggota OKI serta negara sahabat lainnya melalui fasilitasi Kementerian Luar Negeri,” ujar Mario.

Baca Juga :  Hemat Rp 60 Miliar, Appi Pangkas Perjalanan Dinas Hingga 70 Persen

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mendorong ekspansi pasar, khususnya ke kawasan Timur Tengah.

“Fokus kami adalah pelaku usaha, baik UMKM maupun perusahaan besar yang sudah aktif mengekspor ke Jepang, Eropa, dan Amerika. Kami ingin membuka peluang agar mereka dapat memperluas pasar ke Timur Tengah,” tambahnya.

Selain sektor usaha, Pemkot Makassar juga mempertimbangkan untuk menampilkan proyek strategis daerah sebagai daya tarik investasi, salah satunya kawasan Untia yang tengah dikembangkan sebagai kawasan unggulan.

“Kami sedang mematangkan kemungkinan menampilkan proyek kawasan Untia sebagai salah satu proyek prioritas pemerintah kota,” jelasnya.

Lebih jauh, Pemkot Makassar juga membuka peluang bagi kabupaten/kota lain di Sulawesi Selatan untuk turut ambil bagian dalam mempromosikan potensi investasinya.

“Kami sangat terbuka bagi daerah lain di Sulawesi Selatan yang ingin menampilkan potensi investasinya, selama memang layak dan siap untuk dipromosikan,” tutup Mario.

Berita Terkait

JPMorgan Puji Ketahanan Energi Indonesia Kuat, Pemerintah Percepat Kemandirian

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:18 WITA

Makassar Siap Jadi Tuan Rumah IGS Diplomatic Tour 2026, Promosikan Kuliner hingga Investasi ke Puluhan Negara

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:09 WITA

JPMorgan Puji Ketahanan Energi Indonesia Kuat, Pemerintah Percepat Kemandirian

Berita Terbaru

Brigadir Arya Supena tewas ditembak begal saat menggagalkan curanmor di Bandar Lampung.

Hukrim

Anggota Polisi Tewas Ditembak Begal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:15 WITA