Pertamina Gandeng Halliburton Perkuat Ketahanan Energi, Dorong Teknologi Hulu Migas dan Reservoir Non Konvensional

- Editor

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pertamina (Persero) terus memperkuat ketahanan energi nasional dengan memperluas kolaborasi global guna mendorong peningkatan kinerja di sektor hulu minyak dan gas bumi.

PT Pertamina (Persero) terus memperkuat ketahanan energi nasional dengan memperluas kolaborasi global guna mendorong peningkatan kinerja di sektor hulu minyak dan gas bumi.

ideopol.id, MAKASSAR – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui perluasan kolaborasi global guna meningkatkan kinerja sektor hulu minyak dan gas bumi.

Sebagai bagian dari agenda strategis di Houston, Amerika Serikat, Pertamina bersama perusahaan teknologi energi global Halliburton menyelaraskan pemanfaatan teknologi untuk mendorong peningkatan performa operasi hulu migas nasional.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani PT Pertamina (Persero) dan Halliburton pada Februari lalu, dengan fokus pada penguatan area prioritas kerja sama serta penyusunan jalur implementasi yang lebih konkret dan terukur.

Dalam kolaborasi ini, kedua pihak menitikberatkan pada dua fokus utama, yakni optimalisasi keekonomian multistage fracturing (MSF) serta percepatan monetisasi sumber daya migas non-konvensional Indonesia dengan memanfaatkan pengalaman operasional Halliburton di Amerika Serikat.

Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha Pertamina, Oki Muraza, mengatakan teknologi digital dan model operasi yang telah teruji menjadi faktor penting dalam membuka potensi reservoir kompleks di Indonesia.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Tambahan Subsidi Kendaraan Listrik, Target Awal 100 Ribu Unit

“Pertamina berfokus pada penerapan teknologi dan model operasi yang tepat untuk meningkatkan kinerja hulu. Melalui kolaborasi dengan pemimpin teknologi global seperti Halliburton, kami menargetkan optimalisasi keekonomian MSF serta percepatan pengembangan sumber daya non-konvensional di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Senior Vice President of Production Enhancement Halliburton, Eric Holley, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional melalui transfer teknologi dan penguatan kapabilitas teknis.

“Halliburton berkomitmen kuat untuk berkolaborasi dengan Pertamina dalam meningkatkan produksi migas Indonesia. Kami siap menghadirkan kapabilitas terbaik kami di bidang fracturing dan production enhancement untuk mendukung Pertamina dalam memonetisasi low quality reservoirs melalui MSF, sekaligus berkontribusi pada pengembangan ekosistem sumber daya non-konvensional Indonesia secara lebih luas,” kata Eric.

Sebagai kelanjutan dari kerja sama tersebut, Pertamina dan Halliburton juga menjajaki sejumlah inisiatif strategis lain, termasuk pemanfaatan agentic artificial intelligence (AI) untuk interpretasi bawah permukaan dan pemodelan reservoir.

Baca Juga :  Wacana Layer Baru Cukai Rokok Picu Kekhawatiran Buruh Industri Tembakau

Selain itu, kedua perusahaan akan mengembangkan Unconventional Early Development Concept (EDC) yang berfokus pada optimalisasi desain fracturing, teknologi multi-lateral drilling and completion, hingga Integrated Asset Management untuk pengelolaan lapangan migas mature.

Berbagai program berbasis teknologi digital juga disiapkan guna mendukung efisiensi operasional dan peningkatan produksi hulu migas nasional.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat implementasi program percontohan, transfer teknologi, serta pengembangan kapabilitas nasional di bidang pemboran, penyelesaian sumur, optimasi produksi, dan operasi hulu berbasis digital.

Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus membangun kerja sama strategis yang terstruktur bersama Halliburton sebagai bagian dari upaya memperkuat efisiensi industri hulu, meningkatkan kapasitas teknis nasional, dan menjaga ketahanan energi Indonesia dalam jangka panjang.

Berita Terkait

Kementerian HAM RI Gelar Uji Publik RUU HAM di UIN Walisongo Semarang
Pemerintah Siapkan Digitalisasi Bansos Terintegrasi, Gunakan AI dan Face Recognition Mulai Akhir 2026
Pemerintah Rangkul Homeless Media, New Media Forum Masuk Arus Utama Komunikasi Publik Nasional
Pemerintah Siapkan Tambahan Subsidi Kendaraan Listrik, Target Awal 100 Ribu Unit
Amien Rais Ungkap Skandal Hubungan Prabowo dan Teddy, Idrus Marham: Itu Fitnah
Wacana Layer Baru Cukai Rokok Picu Kekhawatiran Buruh Industri Tembakau
Kecelakaan Kereta di Bekasi, Berikut Identitas 10 Korban Meninggal Dunia
Prabowo Akan Reshuffle Kabinet, Sejumlah Nama Mencuat

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:05 WITA

Kementerian HAM RI Gelar Uji Publik RUU HAM di UIN Walisongo Semarang

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:15 WITA

Pemerintah Siapkan Digitalisasi Bansos Terintegrasi, Gunakan AI dan Face Recognition Mulai Akhir 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:33 WITA

Pertamina Gandeng Halliburton Perkuat Ketahanan Energi, Dorong Teknologi Hulu Migas dan Reservoir Non Konvensional

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:27 WITA

Pemerintah Rangkul Homeless Media, New Media Forum Masuk Arus Utama Komunikasi Publik Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:28 WITA

Pemerintah Siapkan Tambahan Subsidi Kendaraan Listrik, Target Awal 100 Ribu Unit

Berita Terbaru

Brigadir Arya Supena tewas ditembak begal saat menggagalkan curanmor di Bandar Lampung.

Hukrim

Anggota Polisi Tewas Ditembak Begal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:15 WITA