Pilih Gunakan Kendaraan Lama, Appi Pastikan Tak Ada Pengadaan Kendaraan Dinas

- Editor

Kamis, 16 April 2026 - 18:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Appi Pastikan Tak Ada Pengadaan Kendaraan Dinas.

Appi Pastikan Tak Ada Pengadaan Kendaraan Dinas.

ideopol, MAKASSAR – Di tengah tekanan efisiensi anggaran, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memilih menempuh langkah yang tidak lazim bagi sebagian kepala daerah. Saat banyak instansi memperbarui fasilitas jabatan melalui pengadaan kendaraan dinas baru setiap tahun, Munafri justru mempertahankan kendaraan lama sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan anggaran yang lebih bijak dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.⁶

Munafri yang akrab disapa Appi tetap menggunakan kendaraan dinas pengadaan 2023 dari era kepemimpinan sebelumnya. Untuk aktivitas harian, ia mengandalkan mobil listrik Hyundai Ioniq 5 tanpa melakukan pengadaan unit baru.

“Saya sampaikan bahwa tidak ada pengadaan kendaraan dinas baru di Pemkot Makassar. Sejak awal menjabat, saya menggunakan mobil operasional listrik Hyundai Ioniq 5 keluaran 2023,” ujarnya di Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (15/4/2026).

Ia menambahkan, pemerintah kota juga masih memiliki satu unit kendaraan cadangan, yakni Toyota Alphard keluaran sekitar 2022, yang dapat digunakan bila diperlukan.

Baca Juga :  Jelang Musda Golkar Sulsel, Bahlil Panggil Khusus Appi

Keputusan tersebut bukan sekadar simbol kesederhanaan, melainkan bagian dari arah kebijakan yang lebih luas untuk mendahulukan kepentingan masyarakat. Di tengah kebijakan penghematan anggaran dari pemerintah pusat, Munafri secara tegas menolak pengadaan kendaraan dinas baru pada 2026 di lingkup Pemkot Makassar.

Anggaran yang sebelumnya berpotensi digunakan untuk pengadaan atau sewa kendaraan dialihkan ke program-program yang berdampak langsung bagi warga. Fokus itu diwujudkan melalui penguatan sektor pendidikan, seperti penyediaan seragam sekolah, percepatan perbaikan infrastruktur jalan hingga ke lorong permukiman, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain itu, anggaran juga diarahkan untuk subsidi iuran sampah, pemenuhan kebutuhan dasar warga, termasuk di wilayah kepulauan.

“Jadi, saya pikir kendaraan lama yang saya pakai sekarang sudah sesuai dengan kebutuhan,” katanya.

Baca Juga :  Tak Berizin, Portal Parkir di Ramayana Pettarani Dibongkar

Munafri menegaskan, kendaraan dinas yang tersedia saat ini masih sangat memadai untuk menunjang aktivitas pemerintahan. Karena itu, pengadaan kendaraan baru dinilai belum menjadi prioritas.

“Kondisi medan di Makassar juga tidak ekstrem seperti di daerah lain. Jadi tidak perlu belanja mobil baru. Saya pakai saja yang ada,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa hingga kini masih menggunakan Hyundai Ioniq 5 warisan pemerintahan sebelumnya sebagai kendaraan operasional.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar untuk mengarahkan belanja daerah ke sektor yang lebih prioritas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, alih-alih pada pemenuhan fasilitas pejabat.

Selain efisien dari sisi anggaran, penggunaan kendaraan listrik juga dinilai lebih hemat dalam operasional karena tidak bergantung pada bahan bakar minyak (BBM).

Berita Terkait

GMTD Serahkan PSU 7 Klaster di Tanjung Bunga ke Pemkot Makassar, Nilai Aset Rp 6,35 Triliun
DPRD Makassar Siapkan Lahan Pemakaman Baru di Maros, Antisipasi Krisis Lahan
Penanganan ODGJ di Makassar Disiapkan Sistem Terintegrasi
Berdiri Di Atas Drainase, Pemilik 6 Lapak di Tamalanrea di Bongkar Mandiri
Makasssar Masuk 10 Besar Kota Toleran
May Day Fest 2026 di Makassar Tampil Inklusif dan Kolaboratif, Buruh dan Pemerintah Bangun Dialog Terbuka
Legislator Parepare Konsultasi ke DPRD Sulsel Soal Kelangkaan Gas Melon, Minta Penelusuran Distribusi
Wali Kota Makassar Dorong Urban Farming, Solusi Ketahanan Pangan di Tengah Keterbatasan Lahan

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:15 WITA

GMTD Serahkan PSU 7 Klaster di Tanjung Bunga ke Pemkot Makassar, Nilai Aset Rp 6,35 Triliun

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:09 WITA

DPRD Makassar Siapkan Lahan Pemakaman Baru di Maros, Antisipasi Krisis Lahan

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:05 WITA

Penanganan ODGJ di Makassar Disiapkan Sistem Terintegrasi

Senin, 4 Mei 2026 - 18:47 WITA

Berdiri Di Atas Drainase, Pemilik 6 Lapak di Tamalanrea di Bongkar Mandiri

Senin, 4 Mei 2026 - 15:53 WITA

Makasssar Masuk 10 Besar Kota Toleran

Berita Terbaru

Brigadir Arya Supena tewas ditembak begal saat menggagalkan curanmor di Bandar Lampung.

Hukrim

Anggota Polisi Tewas Ditembak Begal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:15 WITA