DPRD Makassar Siapkan Lahan Pemakaman Baru di Maros, Antisipasi Krisis Lahan

- Editor

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Makassar Komisi D dari Fraksi Hanura, H. Muchlis Misbah.

Anggota DPRD Kota Makassar Komisi D dari Fraksi Hanura, H. Muchlis Misbah.

ideopol.id, MAKASSAR – Keterbatasan lahan pemakaman di Kota Makassar mendorong DPRD Makassar mencari solusi jangka panjang. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah penyediaan lahan pemakaman baru di wilayah Kabupaten Maros.

Anggota DPRD Kota Makassar Komisi D dari Fraksi Hanura, H. Muchlis Misbah, mengungkapkan bahwa rencana tersebut telah dibahas bersama Wali Kota Makassar sebagai bagian dari upaya strategis mengantisipasi krisis lahan pemakaman.

“Hari ini kami membahas persiapan lahan pemakaman untuk Kota Makassar. Kondisi saat ini menunjukkan sejumlah lokasi pemakaman sudah hampir penuh,” ujarnya.

Muchlis menyebutkan, beberapa Tempat Pemakaman Umum (TPU) seperti Sudiang, Panaikang, Beroanging, dan Dadi kini berada dalam kondisi sangat terbatas.

Ia mengaku telah melaporkan kondisi tersebut kepada Wali Kota Makassar guna memastikan kesiapan lahan alternatif yang dapat digunakan dalam waktu dekat.

Baca Juga :  GMTD Serahkan PSU 7 Klaster di Tanjung Bunga ke Pemkot Makassar, Nilai Aset Rp 6,35 Triliun

“Saya sudah melaporkan kepada Wali Kota Makassar untuk mengetahui sejauh mana kesiapan lahan pemakaman baru. Insyaallah sudah ada, tinggal memastikan lokasi yang paling sesuai,” jelasnya.

Rencananya, lahan pemakaman baru tersebut akan berlokasi di Kabupaten Maros, tepatnya di Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu. Namun, realisasi lokasi tersebut masih memerlukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maros, khususnya terkait kesesuaian dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

“Lokasinya direncanakan di Maros, tepatnya di Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu. Tentu harus ada koordinasi dengan Pemkab Maros, terutama terkait kesesuaian RTRW,” terangnya.

Baca Juga :  DPRD Makassar Desak PDAM Tuntaskan Krisis Air di Wilayah Utara dan Timur

Adapun luas lahan yang disiapkan diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare, yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan pemakaman warga Makassar dalam jangka panjang.

“Kurang lebih luas lahannya sekitar 20 hektare,” tambah Muchlis.

Ia berharap proses penetapan lokasi hingga realisasi pembangunan dapat dilakukan dalam tahun ini, mengingat program tersebut telah masuk dalam tahap perencanaan.

“Insyaallah tahun ini bisa direalisasikan jika lokasi yang tepat sudah ditetapkan,” ujarnya.

Muchlis menegaskan, DPRD Makassar mendukung penuh langkah penyediaan lahan pemakaman baru tersebut sebagai solusi atas keterbatasan yang ada saat ini.

“DPRD tentu mendukung, karena kondisi pemakaman saat ini memang sudah penuh dan membutuhkan solusi segera,” tutupnya

Berita Terkait

GMTD Serahkan PSU 7 Klaster di Tanjung Bunga ke Pemkot Makassar, Nilai Aset Rp 6,35 Triliun
Penanganan ODGJ di Makassar Disiapkan Sistem Terintegrasi
Berdiri Di Atas Drainase, Pemilik 6 Lapak di Tamalanrea di Bongkar Mandiri
Makasssar Masuk 10 Besar Kota Toleran
May Day Fest 2026 di Makassar Tampil Inklusif dan Kolaboratif, Buruh dan Pemerintah Bangun Dialog Terbuka
Legislator Parepare Konsultasi ke DPRD Sulsel Soal Kelangkaan Gas Melon, Minta Penelusuran Distribusi
Wali Kota Makassar Dorong Urban Farming, Solusi Ketahanan Pangan di Tengah Keterbatasan Lahan
Makassar Siap Jadi Tuan Rumah MTQ KORPRI 2026

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:15 WITA

GMTD Serahkan PSU 7 Klaster di Tanjung Bunga ke Pemkot Makassar, Nilai Aset Rp 6,35 Triliun

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:09 WITA

DPRD Makassar Siapkan Lahan Pemakaman Baru di Maros, Antisipasi Krisis Lahan

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:05 WITA

Penanganan ODGJ di Makassar Disiapkan Sistem Terintegrasi

Senin, 4 Mei 2026 - 18:47 WITA

Berdiri Di Atas Drainase, Pemilik 6 Lapak di Tamalanrea di Bongkar Mandiri

Senin, 4 Mei 2026 - 15:53 WITA

Makasssar Masuk 10 Besar Kota Toleran

Berita Terbaru

Brigadir Arya Supena tewas ditembak begal saat menggagalkan curanmor di Bandar Lampung.

Hukrim

Anggota Polisi Tewas Ditembak Begal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:15 WITA