DPRD Makassar Desak PDAM Tuntaskan Krisis Air di Wilayah Utara dan Timur

- Editor

Selasa, 28 April 2026 - 15:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Makassar dari Fraksi PKB, Basdir.

Anggota DPRD Makassar dari Fraksi PKB, Basdir.

ideopol.id, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar dari Fraksi PKB, Basdir, mendesak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengatasi krisis air bersih yang terus melanda wilayah utara dan timur Kota Makassar.

Desakan tersebut disampaikan usai Komisi B DPRD Makassar yang dipimpin Ketua Komisi B, Ismail, bersama anggota Arifin Majid dan Basdir menggelar pertemuan dengan jajaran direksi baru PDAM, menyusul pergantian Pelaksana Tugas (Plt) direksi.

“Kami mengundang direksi baru PDAM untuk berdiskusi dan meminta agar segera ada langkah cepat mengatasi krisis air, khususnya di wilayah utara dan timur kota,” ujar Basdir, Selasa (28/4/2026).

Ia menegaskan, persoalan distribusi air bersih di wilayah utara Makassar bukan hal baru. Sejak dirinya pertama kali menjabat sebagai anggota DPRD pada 2014, keluhan serupa terus berulang tanpa penyelesaian yang tuntas.

Baca Juga :  DPRD Makassar Minta PD Parkir Tertibkan Parkiran di Kawasan TSM

“Sejak 2014 masalahnya tidak pernah berubah. Krisis air terus terjadi hingga sekarang. Ini sudah lebih dari 10 tahun dan seharusnya bisa diselesaikan,” tegasnya.

Basdir juga meminta PDAM melakukan evaluasi menyeluruh terhadap faktor penyebab krisis, termasuk kerja sama dengan pihak ketiga yang dinilai berpotensi menjadi penghambat.

“Kami minta dievaluasi, termasuk kerja sama dengan pihak ketiga. Jangan sampai justru menjadi kendala. Ini masalah lama, bukan baru satu atau dua tahun,” katanya.

Menurutnya, krisis air tidak hanya terjadi saat musim kemarau, tetapi juga kerap dialami warga saat musim hujan.

“Bahkan saat musim hujan pun air sering tidak mengalir. Ini sangat memprihatinkan bagi masyarakat,” ujarnya.

Basdir menyebut, ratusan ribu warga di Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Tallo, Ujung Tanah, dan Bontoala menjadi yang paling terdampak. Ketiga wilayah tersebut merupakan kawasan padat penduduk dengan kebutuhan air bersih yang tinggi.

Baca Juga :  Tak Berizin, Portal Parkir di Ramayana Pettarani Dibongkar

“Ada ratusan ribu warga di wilayah ini yang kesulitan air bersih. Padahal ini kebutuhan dasar,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya keseriusan direksi baru PDAM dalam menyelesaikan persoalan tersebut, termasuk menindaklanjuti rencana sebelumnya seperti pembangunan jaringan pipa berkapasitas besar ke wilayah utara.

“Kalau persoalannya di jaringan pipa, dulu pernah ada rencana pemasangan pipa besar ke utara. Atau jika terkait pihak ketiga, itu juga harus dievaluasi. Yang jelas, harus ada solusi konkret,” jelasnya.

Basdir berharap pergantian direksi PDAM kali ini mampu menghadirkan perubahan nyata, bukan sekadar janji.

“Masalah ini sudah puluhan tahun terjadi. Jadi harus menjadi prioritas utama. Tadi direksi juga menyampaikan komitmen untuk menjadikannya prioritas ke depan,” pungkasnya.

Berita Terkait

GMTD Serahkan PSU 7 Klaster di Tanjung Bunga ke Pemkot Makassar, Nilai Aset Rp 6,35 Triliun
DPRD Makassar Siapkan Lahan Pemakaman Baru di Maros, Antisipasi Krisis Lahan
Penanganan ODGJ di Makassar Disiapkan Sistem Terintegrasi
Berdiri Di Atas Drainase, Pemilik 6 Lapak di Tamalanrea di Bongkar Mandiri
Makasssar Masuk 10 Besar Kota Toleran
May Day Fest 2026 di Makassar Tampil Inklusif dan Kolaboratif, Buruh dan Pemerintah Bangun Dialog Terbuka
Legislator Parepare Konsultasi ke DPRD Sulsel Soal Kelangkaan Gas Melon, Minta Penelusuran Distribusi
Wali Kota Makassar Dorong Urban Farming, Solusi Ketahanan Pangan di Tengah Keterbatasan Lahan

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:15 WITA

GMTD Serahkan PSU 7 Klaster di Tanjung Bunga ke Pemkot Makassar, Nilai Aset Rp 6,35 Triliun

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:09 WITA

DPRD Makassar Siapkan Lahan Pemakaman Baru di Maros, Antisipasi Krisis Lahan

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:05 WITA

Penanganan ODGJ di Makassar Disiapkan Sistem Terintegrasi

Senin, 4 Mei 2026 - 18:47 WITA

Berdiri Di Atas Drainase, Pemilik 6 Lapak di Tamalanrea di Bongkar Mandiri

Senin, 4 Mei 2026 - 15:53 WITA

Makasssar Masuk 10 Besar Kota Toleran

Berita Terbaru

Brigadir Arya Supena tewas ditembak begal saat menggagalkan curanmor di Bandar Lampung.

Hukrim

Anggota Polisi Tewas Ditembak Begal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:15 WITA